Wapres Gema Keadilan : Penyerangan Demonstran Sheikh Jarrah Adalah Kejahatan Perang!

  • Share
banner 400x130
Wakil Presiden Gema Keadilan, Andriyana

UJARANCOM – Wakil Presiden Gema Keadilan, Andriyana mengutuk tindakan brutal Israel kepada demonstran Palestina di kawasan Al-Aqsa, Jerusalem yang memprotes pengusiran paksa warga Palestina di Sheikh Jarrah.

Tindakan tersebut dianggap pelanggaran hak asasi bagi warga Palestina dan melanggar berbagai resolusi perdamaian antara Palestina dan Jerussalem.

banner 336x280

Menurutnya, situasi akhirnya memanas tatkala keamanan Israel melakukan pengusiran paksa warga Sheikh Jarrah. Tindakan represif ini memicu gelombang protes dari warga Palestina dan masyarakat internasional.

Pihak keamanan Israel juga menunjukkan sikap intoleransi dengan membubarkan paksa demonstran di kawasan Al-Aqsa, Jerussalem menggunakan kendaraan lapis baja dan senjata api. Tindakan itu sangat mencederai resolusi yang sejak lama diperjuangkan oleh persatuan bangsa-bangsa.

Baca Juga  Sidang Perdana, Kuasa Hukum PWI Sulsel Diminta Hakim Keluar

Penyerangan kepada demonstran yang dilakukan di kawasan Al-Aqsa pada Jum’at malam waktu setempat (7/5/21) merupakan bentuk penghinaan bagi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Terlebih diketahui bahwa banyak warga sipil yang baru selesai menunaikan ibadah di Masjid Al-Aqsa yang turut menjadi korban kebrutalan keamanan Israel.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai media, penyerangan ini telah memakan ratusan korban luka-luka dan masih terus akan bertambah hingga Israel berhenti melakukan penyerangan.

Baca Juga  Bahas Pembangunan Ekonomi, ARF Jadi Pembicara Kunci Memperingati 57 Tahun Sultra

Andriyana menuturkan bahwa apa yang dilakukan oleh Israel adalah kejahatan kemanusiaan serius dan termasuk kejahatan perang.

“Penggunaan kekerasan pada masyarakat sipil adalah wujud kebiadaban Israel dan menunjukkan ketidakseriusan mereka akan resolusi dua negara,” Ujarnya kepada ujarancom

Lebih lanjut, Andriyana juga menyebut Israel selama ini bermuka dua karena selalu mengkampanyekan toleransi mereka pada warga Arab yang bermukim di wilayahnya.

Baca Juga  AKBP Iwan Irmawan Kembali Terima Penghargaan PSA

Andriyana bersama Gema Keadilan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengirimkan doa untuk keselamatan dan keamanan warga Palestina.

Pihaknya mendorong pemerintah dan masyarakat agar segera mengirimkan bantuan kepada warga Palestina. Selain itu, ia juga mengajak warganet Indonesia agar meningkatkan kesadaran akan isu ini di dunia maya karena beberapa platform media sosial telah melakukan sensor besar-besaran pada isu ini.

Sebeb, menurutnya Palestina merupakan salah satu negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia, maka sudah sepatutnya kita membalas budi mereka dengan menunjukkan dukungan sebesar-besarnya untuk kemerdekaan Palestina. (Red/rl-yn).

  • Share

Leave a Reply