Viral Video, OPM Nyatakan Perang Kepada TNI-Polri

  • Share
banner 400x130
Beredar Video Ancaman dan Propaganda Perang Oleh Front Bersenjata OPM (KSB)

UJARANCOM -Sebuah video berdurasi 15 menit 29 detik viral beberapa hwri terakhir. Dalam video itu, 3 KSB sedang berkomunikasi melalui HT menantang perang aparat keamanan TNI/Polri. Pesawat sipil dan militer termasuk mengecam Bupati Paniai.

Diperkirakan pimpinan KSB Intan Jaya di Distrik Kebo yang sedang berkomunikasi. Sedangkan seorang lagi membawa senjata api laras pendek jenis revolver, dan satu orang merekam.

banner 336x280

Dalam video itu, terungkap beberapa hal antara lain. Permintaan semua senjata di Kampung Magataga dibawa ke Kabupaten Paniai terkait rencana aksi mereka di distrik Kebo, Pania.

Baca Juga  Plt Gubernur Sulsel Intens Komunikasi KPK

Mereka juga berencana melakukan gangguan terhadap kampung halaman Bupati Paniai. Meki Fritz dan Frans Nawipa serta akan membunuh orang di Enarotali. Hal ini dipicu oleh Bupati Paniai dan keluarganya yang dianggap tidak bertanggung jawab atas uang mereka sebesar Rp2,35 Miliar.

Mereka juga mengancam akan membuat perang di Enarotali dengan menembak pesawat. Baik pesawat sipil maupun helikopter TNI-Polri. Bahkan mereka juga memerintahkan menculik seorang gadis & membunuh anak-anak.

Sampai dengan saat ini, pihak Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua masih terus melakukan pendalaman. Identifikasi terhadap 3 KSB di dalam video tersebut yang diperkirakan anggota KSB Intan Jaya.

Baca Juga  Mendadak Porsenil Polda Tes Urine, Ancaman Pidana Hingga Pemecatan Menanti

Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa saat dihubungi lewat sambungan telepon (Kamis, 18/3) lalu mengatakan video ini menjadi bukti dan fakta.

KSB sebagai front bersenjata OPM selama ini sering melakukan perbuatan intimidasi dan teror. Mulai pembakaran pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) di Kampung Pagamba, pembakaran tower BTS milik PT. Telkom di Puncak. Pembakaran 1 unit rumah masyarakat, penembakan terhadap masyarakat sipil khususnya pendatang. Pembacokan terhadap tukang ojek dan penyerangan terhadap aparat keamanan di wilayah Sugapa. Selain itu, front politik & front klandestinnya juga aktif beraksi khususnya di dunia maya.

Baca Juga  Kabaintelkam Polri dan Polda Sulsel Datangi Asrama Mahasiswa Papua di Makassar

“Untuk itu, TNI-Polri akan melakukan tindakan tegas kepada KSB sebagai upaya penegakan hukum dan aturan serta menjaga kedaulatan negara, sehingga terwujud Papua yang damai dan sejahtera,” tegasnya.

Sutriastawa mengungkapkan, ada 2 pilihan bagi KSB, pertama kembali kepangkuan ibu pertiwi dan bersama-sama komponen bangsa lainnya ikut membangun serta mensejahterakan Papua.

“Dan yang kedua, apabila tetap melakukan aksi terornya maka kami pastikan TNI-Polri akan memburu dan melakukan tindakan tegas kepada mereka,” pungkas Suriastawa. (red/rl)

  • Share