Unjuk Rasa, Mahasiswa Protes Dugaan Mark Up Bimtek DPRD Majene

  • Share
banner 400x130
Ist aksi unjuk rasa di depan kejaksaan negeri majene

UJARANCOM – Aksi solidaritas Perjuangan Mahasiswa Majene dipimpin oleh Abdul Muid berlangsung di depan Kantor Kejaksaan Negeri Majene lingkungan Lembang Kelurahan Lembang Kabupaten Majene. Senin (26/4/2021) lalu.

Dalam aksi damai tersebut massa menyuarakan dugaan mark up bimtek DRPD Kabupaten Majene yang tak kunjung diproses. Hingga melakukan aksi damai dengan mosi tidak percaya terhadap Kejaksaan Negeri Majene.

banner 336x280

Dari informasi yang dihimpun ujarancom melalui citizen reporter . Sejak dilaporkan di Kejaksaan Negeri Majene, dugaan mark up anggaran BIMTEK (Bimbingan Teknis ) asistensi implementasi akuntabilitas kinerja dengan ukuran SAKIP, LAKIP, RENJA, dan RENSTRA, pada instansi pemerintah dalam mewujudkan good and clean governas yang digelar oleh sekretariat DPRD Kabupaten Majene yang bekerja sama dengan lembaga mandiri masyarakat Mandar Majene masih belum menuai kejelasan. Padahal rentang waktu telah mencapai empat bulan dari tanggal masuknya laporan (22/12/20) tahun lalu.

Baca Juga  Bersama Mahasiswa, Plt Gubernur Sulsel Berbagi Sembako di Palopo

“Solidaritas Mahasiswa Majene menganggap bahwa dugaan mark up yang dilaporkan pada kesempatan ini menganggap Kejaksaan Negeri Majene masuk angin,” ujar Abdul Muid salah satu perwakilan Solidaritas Mahasiswa Majene. Kamis (29/4/21).

Kasi pidsus kejaksaan majene mengatakan pihak kejaksaan meminta waktu satu minggu dari sekarang untuk memaparkan perkembangan kasus yang dilaporkan oleh mahasiswa di kantor Kejaksaan Negeri Majene.

Baca Juga  Patut Ditiru, Kapolres Sinjai Jenguk dan Beri Semangat Ke Anggota Yang Sakit

Adapun jumlah massa yang tergabung dalam aksi damai tersebut sebanyak tujuh orang dengan membawa baliho yang bertuliskan usut tuntas Korupsi dana bimtek.

Citizen ReporterAlifia Maura Salzabila Achmad

  • Share

Leave a Reply