Tak Ditelan Zaman, Tradisi Unik Masyarakat Ara Sulawesi Selatan “Anynyorong Lopi”

  • Share
banner 400x130
Ist. Anynyorong Lopi Masyarakat Desa Ara, Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan

UJARANCOM – Seiring makin berkembangnya zaman dan teknologi sekarang. Tidak membuat masyarakat Desa Ara Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan melupakan tradisi “Anynyorong Lopi” yang berarti “Mendorong kapal”.

Anynyorong lopi ini masih sering dilakukan oleh masyarakat Bontobahari sebagai pembuat kapal phinisi di Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan. Aktivitas ini di lakukan setelah proses pengerjaan phinisi selesai dan siap untuk di pakai berlayar.

banner 336x280

Tujuan dari aktivitas ini sebagai tanda syukur pada Tuhan atas terselesaikannya pembuatan perahu phinisi. Prosesi ini pun melibatkan para pekerja, tamu khusus, dan tokoh masyarakat yang tentunya turut membantu.

Baca Juga  Cegah Masuknya Paham Radikalisme, Resimen Mahasiswa Kota Makassar Gelar Webinar Wawasan Kebangsaan

“tradisi ini adalah salah satu tradisi yang bisa mempertemukan semua tokoh masyarakat mulai dari petinggi petinggi desa sampai anak muda yang ikut serta sehingga silaturahmi tetap terjalin dan kebersamaan semakin erat,” Ujar Amirul kepada uajrancom, salah seorang pemuda yang biasanya ikut andil dalam Anynyorong.

Prosesi anynyorong lopi ini sendiri terdiri dari empat tahapan. Mulai dari penyembelihan hewan, acara syukuran atau tolak bala, pembuatan pusat perahu, kemudian pembacaan kitab barazanji. Semua dilakukan dengan khidmat karena tradisi ini sudah turun temurun dari orang orang terdahulu.

Baca Juga  Plt Gubernur Sulsel Mesra Dengan LaNyalla, Sinyal Positif Pilpres 2024?

Tujuan lain dari aktivitas ini adalah menjaga kebersamaan dan kekompakan masyarakat. Setiap ada aktivitas anynyorong lopi yang di adakan tentunya akan selalu banyak masyarakat yang berkumpul dan menikmati hidangan bersama menambah kesan kebersamaan dan tentunya upaya mempertahankan kearifan lokal.

Citizen Report : Nurwahdania

  • Share

Leave a Reply