Standing-Standing Motor, Pemuda Dapat “Hadiah” Dari Polisi

  • Share
banner 400x130
Viral Di Medsos Ber “Freestyle” Polisi Tilang Dan Amankan Kendaraan

UJARANCOM – Terkait Viralnya seorang pemuda yang melakukan freestyle alias standing-standing di kecamatan somba Opu tepatnya di jalan Tun Abdul Razak beberapa waktu lalu, Polisi mengamankan pengendara dan kendaraan yang digunakan.

Pemuda tersebut diduga pelaku aksi balap liar dan freestyle di Jl. Tun Abdul Razak kabupaten Gowa beberapa waktu lalu dan kendaraan yang diamankan diduga telah dirubah.

banner 336x280

Pemuda ini diamankan anggota Polsek Somba Opu saat melakukan antisipasi balap liar dan freestyle di Jl. Tun Abdul Razak kabupaten Gowa.

Baca Juga  Piala Kemenpora Resmi Akan Bergulir, Polisi Berhak Hentikan Pertandingan

Usai melakukan kegiatan antisipasi di lokasi selanjutnya pengendara dan kendaraan langsung digelandang ke Polsek Somba Opu pada Sabtu sore tadi (20/3/2021).

Untuk tindakan kepolisian telah dilakukan dengan cara menilang pemilik kendaraan kemudian sepeda motor berjenis Honda Scoopy tanpa plat dan tidak layak jalan ini diamankan di Polsek Somba Opu namun pengendaranya kita pulangkan, ungkap Kapolsek Somba Opu KOMPOL Abdul Rasjak

Baca Juga  Adnan Ikut Vaksin Karena Program Pemerintah Yang Harus Didukung

Aksi balap dan freestyle ini diketahui Polisi berkat informasi yang disampaikan oleh salah satu penyiar kepada pihak kepolisian Polres Gowa.

Informasi dan harapan warga yang resah dengan aksi balap liar dan freestyle ini didapat via adanya program pelayanan publik Makassar Raound Up yang disiarkan Radio Suara Celebes (SCFM) 91,7.

Saat itu warga berharap pihak kepolisian melakukan antisipasi terhadap aksi balap liar dan freestyle yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga  Sinergi Antar Daerah, Pemda Gowa Dukung Pembangunan Pamukkulu Takalar

Kapolres Gowa saat dikonfirmasi mengatakan kesyukurannya atas kinerja polsek Somba Opu.

“Alhamdulillah dan bersyukur personil Polsek Somba Opu telah mengamankan kendaraan tersebut dan berharap aksi ini jangan kembali terulang kemudian menghimbau kepada seluruh remaja maupun pemuda lainnya untuk tidak melakukan aksi yang sama ,” terang AKBP. Budi Susanto. (red/pensa).

  • Share