banner 1200x130

Profil Singkat Koesno Sosrodihardjo, Presiden Pertama Republik Indonesia

  • Share
banner 400x130
Tanda panah merah yang berdiri di samling Soekarno adalah Muhammad Hatta atau Bung Hatta.

UJARANCOM – Siapa yang tidak kenal founding father bangsa kita, dia adalah salah seorang tokoh yang memproklamirkan negara ini sekaligus presiden pertama Republik Indonesia.

Insinyur Soekarno akrab disapa dengan julukan Bung Karno. Juga dikenal sebagai Putra Sang Fajar karena lahir saat fajar menyambut mentari pagi.

banner 336x280

Bung Karno lahir di Surabaya pada tanggal 6 Juni 1901. Dikutip dari laman RRI, Soekarno awalnya diberi nama Koesno Sosrodihardjo. Tetapi sering sakit namanya kemudian diganti menjadi Soekarno yang dikenal dan dikenang masyarakat Indonesia dan dunia hingga saat ini. 

Soekarno merupakan seorang putra dari Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai Ibunda Bung Karno yang merupakan bangsawan Bali. Kedua orang tua Soekarno bertemu saat sang ayah menjadi guru di Bali. 

Baca Juga  DPU Ikuti Sosialisasi Inspektorat Makassar

Soekarno muda hanya sebentar menetap dan tinggal dengan kedua orang tuanya di Blitar. Kemudian dia pindah ke Surabaya untuk menamatkan SD. Selama di Surabaya, Bung Karno tinggal di kediaman Haji Oemar Said Tjokroaminoto. Setelah tamat, Bung karno melanjutkan pendidikan di HBS (Hoogere Burger School). 

Lulus tahun 1920, Soekarno melanjutkan pendidikan di THS (Technische Hoogeschool) di Bandung. THS ini merupakan cikal bakal kampus ternama di Bandung yang kini dikenal dengan nama Institut Teknologi Bandung atau di singkat dengan ITB. Soekarno lulus pada 25 Mei 1926 dan mendapat gelar Insinyur yang disingkat di depan namanya dengan tulisan “Ir”. 

Setelah lulus, Soekarno muda mendirikan Biro Insinyur bersama dengan Ir. Anwari tahun 1926. Selama di Bandung, Bung Karno aktif dalam banyak organisasi dan juga mendirikan Partai Nasional Indonesia pada 4 Juli 1927.

PNI adalah partai yang bertujuan untuk memerdekakan bangsa Indonesia. Karena tujuan inilah Soekarno di penjara pada 29 Desember 1929 di penjara Sukamiskin. Bung Karno kemudian berulang kali dipenjara karena beliau tetap teguh memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.  Perjuangan Soekarno cukup panjang sebelum akhirnya mampu menyatakan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga  Sandiaga Uno dan Nurdin Halid Satu Frame Dalam Gagasan Menuju UNM Kampus Entreprenur

Tepat pada tanggal 17 Agustus 1945, bersama Mohammad Hatta dan beberapa tokoh lainnya, beliau menyatakan kemerdekaan bangsa.  Dilansir dari laman RRI, Soekarno sebelumnya sudah mengemukakan dasar negara, Pancasila, pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945. Dasar ini kemudian menjadi dasar negara Indonesia.  Kiprah Bung Karno tidak berhenti di lingkup negara Indonesia saja.

Bung Karno tercatat berusaha menghimpun bangsa-bangsa untuk membuat Gerakan Non Blok. Gerakan ini beranggotakan bangsa-bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

Gerakan ini merupakan hasil dari Konferensi Asia Afrika pada 1955 di Bandung. Bersumber dari laman Kepustakaan Presiden-Presiden Republik Indonesia, Bung Karno memiliķ. Fatmawati, istri pertama Bung Karno, melahirkan Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati, dan Guruh. Taufan dan Bayu adalah putra Soekarno dari Hartini. Ratna Sari Dewi, istri Soekarno berdarah Jepang, memiliki anak bernama Kartika. Bung Karno menyerahkan jabatannya sebagai presiden Indonesia setelah terjadi gejolak politik. Gejolak ini disebabkan oleh pemberontakan G-30-S/PKI yang menewaskan banyak perwira TNI. 

Baca Juga  Bersama Mahasiswa, Plt Gubernur Sulsel Berbagi Sembako di Palopo

Soekarno kemudian menutup perjalanan panjangnya untuk menorehkan banyak sejarah di RSPAD tanggal 21 Juni 1970 karena sakit yang terus memburuk. Beliau dimakamkan di Blitar, dekat dengan makam sang ibunda, Ida Ayu Nyoman Rai.

Sepeninggalnya, hingga kini Bung Karno meninggalkan keluarga dan melukis sejarah peradaban Indonesia bahkan dunia. Begitupun dengan anak-anaknya. Beberapa anak Soekarno tumbuh besar dan menjadi tokoh bangsa, bahkan salah satunya pernah menjadi Presiden Republik Indonesia yaitu Megawati Soekarno Puteri.

Disclaimer
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul “Biografi singkat Bapak Proklamator Indonesia, Ir. Soekarno”.

  • Share

Leave a Reply