Pasca Pilres AS, Polisi Ringkus Dua Pria Bersenjata

  • Share
banner 400x130
Mobil Polisi AS

UJARANCOM – Menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat beberapa pemilik toko menutup toko mereka, pagar pun didirikan membentengi Gedung Putih. Hal itu dilakukan setelah munculnya kekhawatiran tentang adanya kerusuhan pasca pemilu.

Dilansir dari BBC, berbagai survei menunjukkan bahwa tiga dari empat orang di Amerika Serikat khawatir akan terjadi kerusuhan dan kekerasan dimana-mana pada hari pemilihan atau setelah pemilihan. Akan tetapi, setelah pemilihan dilakukan pada 03 November 2020 kemarin, hingga sekarang hal itu mampu diminimalisir oleh petugas keamanan Amerika Serikat.

banner 336x280

Sejauh ini, beberapa pengunjuk rasa melakukan aksi menuntut agar perhitungan suara dilanjutkan dibeberapa negara bagian, dilain sisi bagian negara lain menuntut perhitungan suara dihentikan. Menurut informasi yang diperoleh ujarancom dari bbc, jumat (06/11/20) hingga saat ini hanya sedikit yang terjadi kerusuhan di beberapa titik negara bagian Amerika Serikat.

Baca Juga  Pilpres AS Memanas: Sedikit Lagi Biden Kunci Kemenangan, Trump Klaim Penipuan

Namun, hal mengejutkan ditemukan di negara bagian Pennsylvania dilaporkan bahwa pihak kepolisian mengamankan dua pria bersenjata berat ditengah penyelidikan atas rencana yang jelas untuk menyerang pusat perhitungan di Philadelphia.

CBS (Stasiun TV ternama di Amerika Serikat) mengatakan bahwa itu melibatkan sekelompok orang dari luar negara bagian dengan SUV Hummer perak, dengan pelat nomor Virginia. Polisi dilaporkan menemukan sejumlah senjata di dalam mobil pria bersenjata itu.

Baca Juga  GSM & Kapolres Sinjai Sepakat Sinergi Pemuda Untuk Bulan Ramadhan Yang Aman dan Tertib

Editor : yayanouht | Sumber : BBC

  • Share