Malino Sering Mati Lampu, Dosen UNM Sarankàn Pakai Energi Listrik Terbarukan

  • Share
banner 400x130
Dosen UNM melaksanakan PKM Penghematan dan Penggunaan Energi Listrik di Malino

UJARANCOM – Pandemi covid 19 yang melanda dunia sejak akhir 2019 dan mulai melanda Indonesia di awal tahun 2020 menimbulkan berbagai permasalahan. Selain berdampak buruk pada masalah kesehatan, pandemi covid 19 juga berdampak pada bidang ekonomi dan sendi sendi kehidupan yang lain.

Salah satu masalah yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat adalah kenaikan pembayaran energi listrik yang meningkat signifikan secara nasional dan semua daerah selama pandemi covid 19. Masyarakat kota malino juga mengalami hal yang sama. Selain masalah kenaikan pembayaran tagihan listrik yang membengkak.

banner 336x280

Di kota Malino sebagai daerah tujuan wisata yang terkenal dengan julukan Kota Bunga ini juga mengalami masalah lain dibidang kelistrikan yaitu seringnya terjadi pemadaman atau mati lampu.

Baca Juga  AGH Sanusi Baco Wafat, Bro Rivai Kehilangan Tokoh Panutan

Masalah masalah tersebut mendorong para dosen di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar untuk melakukan kegiatan melalui pengabdian kemitraan masyarakat (PKM) Workshop Penghematan dan Penggunaan Energi Listrik bagi Masyarakat.

Kegiatan PKM tersebut dirangkaian dengan kegiatan pengabdian pada masyarakat terpadu oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) UNM yang berlangsung pada hari Minggu tanggal 13 Juni 2021 di Aula SMA Negeri 4 Gowa Jalan Pendidikan Malino.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua LP2M UNM Prof. Dr. Ir. H. Bakhrani Rauf, MT. yang ikut dihadiri Wakil Dekan I FT UNM Dr. H. Ruslan, M.Pd., para Kepala Pusat LP2M UNM, Ketua dan Sekretaris Jurusan JPTE FT UNM, unsur pemerintah kecamatan , polsek dan lurah. Peserta kegiatan tersebut terdiri dari unsur warga, Karang Taruna dan Guru.

Baca Juga  Di FGD UMY, Ketua DPD RI Sebut Presidential Threshold Kebiri Kedaulatan Rakyat

Ketua Tim PKM Firdaus, S.Pd., MT. dan anggota Tim Drs. Sugeng A Karim, MT. dan Dr. Andi Imran, MT menyampaikan materi dan melatih peserta workshop antara lain Macam-macam energi listrik di rumah tangga dan tarif dasar listrik per kWh untuk setiap daya yang terpasang di rumah. SNI 03-6197-2000 konversi energi pada sistem pencahayaan.

“Cara mengukur konsumsi pemakaian energi listrik menggunakan kWh meter Dan mengetahui cara menghitung biaya listrik yang dibayarkan untuk pemakaian energi listrik dalam sekian jam. Upaya alternatif dan perilaku untuk menghemat energi,” Ujarnya Firdaus kepada ujarancom

Lebih jauh ia menjelaska  bahwa cara penggunaan dan perawatan instalasi dan peralatan listrik agar terhindar dari kerusakan dan kebakaran akibat listrik. Dan yang terakhir Tim pengabdi menyampaikan gambaran tentang pemanfaatn energi terbarukan sebagai solusi untuk mengatasi masalah seringnya terjadi pemadaman listrik dan konsep dan teknologi listrik masa depan dengan sumber energi terbarukan.

Baca Juga  Bawa Kuliah Umum di UNM, Wamen Sebut Selama Ini Banyak Yang Gagal Paham RUU KUHP

Para peserta mengapresiasi kegiatan tersebut. Muh Saleh Nompo dari unsur karang taruna menuturkan bahwa setelah mengikuti kegiatan ini mengetahu cara menghitung pemakaian energi listrik, mengetahui tingkat pencahayaan dalam berbagai ruangan sehingga bisa menjaga kesehatan mata dan hemat energi.

Marianti, S.Pd guru  SDI Palangga Malino menyatakan bahwa ilmu dan keterampilan yang didapat dari workshop ini akan disampaikan dan dipraktekkan di sekolah sehingga siswa sejak dini mengetahui pentingnya dan cara menghemat energi listrik sejak dini dan cara menghindari lonjakan pemakaian listrik dan kerusakan peralatan akibat seringnya mati lampu di Malino. (Red/Yn).

  • Share

Leave a Reply