banner 1200x130

Mahkota 2 Alami Pergeseran, Jembatan Terpanjang di Kaltim Tutup Sementara

  • Share
banner 400x130
Terjadi Pergeseran, Jembatan Mahkota 2 Samarinda Ditutup Sementara

UJARANCOM – Plyon dari Jembatan Mahkota 2 Samarinda mengalami pergeseran. Akibatnya, akses jalan menuju jembatan untuk sementara ditutup.

Wali kota samarinda Andi Harun menyebutkan bahwa penutupan jalan ini ditutup untuk jenis semua kendaraan tanpa terkecuali.

banner 336x280

“Saya nyatakan mulaii pukul 13.00 Wita, menutup akses jalan jembatan untuk semua jenis kendaraan apapun” ujar Wali Kota Samarinda Andi Harun beberapa waktu lalu. Senin (26/4/21).

Baca Juga  Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kitra TNI POLRI Maluku Gelar Aksi

Andi Harun menuturkan, bahwa untuk penutupan jembatan belum diketahui hingga kapan terjadi.

“Yang jelas sampai ada pengumuman keadaan baru, jembatan baru bisa kita buka,” tutur Harun saat dikonfirmasi citizen reporter, Jumat (30/4/21).

Andi Harun menambahkan jika pihaknya masih belum dapat berspekulasi terkait dari pergesaran tersebut namun dia sediri telah menunjuk tim-tim untuk melakukan penelitian terkait hal tersebut.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Jembatan Mahkota 2 Samarinda merupakan penghubung Sungai Kapih, kacamatan Sambutan dengan kelurahan Simpang Pasir, Palaran di Kota Samarinda. Jembatan ini memiliki Panjang 1.428 meter dan menjadi jembatan terpanjang di Kalimantan Timur.

Baca Juga  Sekda Gowa, Kamsina Ajak Anak Muda Melek Teknologi

Proyek pembangunan Jembatan Mahkota 2 sendiri dimulai pada tahun 2002 dan sempat dihentikan atau mangkrak karena tidak dikucurkan lagi pembiayaan dari APBN, seiring rencana pemindahan Pelabuhan Samarinda dan penyelesaian pelabuhan peti kemas PalaranPalaran.

Akhirnya dengan berbagai pertimbangan serta proses uji keamanan Jembatan Mahkota 2 akhirnya baru dapat dibuka untuk umum sebagai bagian dari uji coba selama tiga pekan sejak 21 Juni 2017. Pada awalnya, Jembatan Mahkota 2 Samarinda ini hanya dioperasikan mulai pukul 06.00 WITA sampai pukul 18.00 WITA karena pada saat itu lampu penerang belum dipasang. Selain itu hanya kendaraan roda dua dan kendaraan minibus saja yang dapat melintas.

Baca Juga  Sukardi Weda, WR III UNM Hadiri Malam Puncak Harlah UKM SENI UNM ke-29

Citizen ReporterA. Nurul Asifah

  • Share

Leave a Reply