banner 1200x130

KPID Minta MUI Sulsel Keluarkan Fatwa Haram Media Yang Beritanya Hoaks

  • Share
banner 400x130
KPID dan MUI Sulsel Kordinasi Pengawasan Tayangan Selama Bulan Ramadhan

UJARANCOM – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan bersilaturahmi ke MUI (Majelis Ulama Indonesia) Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (10/4/21) di Kantor MUI Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, KPID melaporkan edaran KPID tentang batasam ke media penyiaran saat Bulan Suci Ramadhan.

banner 336x280

Selaian itu, KPID dan MUI sepakat memantapkan kerjasama yang telah terjalin baik selama ini, dengan akan memperbaharui MoU kedua lembaga tersebut.

“Kita perlu terus mengembangkan kerjasama karena kualitas media siaran perlu terus kita tingkatkan agar umat, masyarakat Sulawesi Selatan mendapatkan sajian siaran televisi, maupun radio yang mendidik,” kata Wakil Ketua MUI Sulsel Prof Rahim Yunus kepada ujaran.

Baca Juga  Peresmian Masjid Darul Ikhsan, Kapolres Sinjai Titip Al-Qur'an

Rahim Yunus menambahkan media siaran selain diharapkan menyajikan informasi yang menjernihkan situasi, bukan membuat resah, menyebar fitnah, seperti yang banyak muncul di media sosial.

“Bahaya hoax ada di mana-mana khususnya dalam medsos. Informasi di media penyiaran harus menangkal informasi sesat yang ada di media sosial,” ujarnya.

Ketua KPID Sulsel, Muhammad Hasrul Hasan mengatakan pengaruh media siaran, terutama televisi sangat luar biasa, baik dalam kecepatan sampai ke khalayak maupun dampak yang ditimbulkan.

Baca Juga  Sukardi Weda, WR 3 UNM Menerima Kunjungan Panitia Pemilihan Putera Putri Kampus Sulsel 2021

“Tugas kami tidak hanya memantau siaran dan mengawasi tapi juga menegur, bahkan memberi sanksi terhadap media siaran yang melanggar. Karena pengaruh media penyiaran sangat besar,” ujarnya.

Selain itu KPID juga berharap, MUI Sulsel selalu memberi masukan ke KPID dan mengeluarkan fatwa terhadap berbagai masalah di media penyiaran, khususnya yang tidak memiliki izin penyiaran.

“Kami berharap mendapat dukungan dari MUI selain memberi masukan terkait konten siaran media penyiaran. Juga mengeluarkan fatwa terkait media penyiaran yang tidak memiliki izin siaran,” ujar Hasrul.

Baca Juga  Enam Tim Robot UNM Bakal Berkomepetisi di KRI, Sukardi Weda Harap Persembahkan Medali Emas

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPID Sulsel didampingi Riswansah Muchsin Korbid PS2P dan Siti Hamidah Bidang Kelembagaan Sementara Wakil Ketua MUI didampingi Prof. Dr H. Muh. Ghalib (Sekretaris Umum MUI Sulsel).

Hadir mendampingu, Dr H. Waspada Santing (Wakil Ketua bidang Infokom)
Prof. H. Sukardi Weda
Dr. H. Muh. Ruslan (Wakil Ketua)
Drs. H. M. Renreng (Sekretaris)
Drs. H. Burhanuddin (Wakil Bendahara) serta Dr. H. Abd. Wahid Haddade (Sekretaris) Dan Drs. Kasim Manang (Kepala Sekretariat). (Red/pensa)

  • Share

Leave a Reply