banner 1200x130

Diduga Hentikan Anggota BPD Secara Sepihak, Segel Kantor Desa dan Kuasai Aset Desa, GSM Sebut Mantan Kades Bua Arogan dan Berikan Contoh Buruk Bagi Pemerintahan

  • Share
banner 400x130
Kantor Desa Bua yang diduga di Segel Mantan Kepala Desa Bua, Andi Asis Soi

UJARANCOM – Ketua Umum Gerakan Sinjai Muda (GSM) Nurhidayatullah B. Cottong menyoroti Mantan Kepala Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, Andi Asis Soi.

Pasalnya secara sepihak dimasa kepemimpinan Andi Asis Soi tersebut di Desa Bua berdasarkan surat tertanggal 2 Februari 2021, Nomor 800/ 39.04.01 Bua tentang permohonan rekomendasi pemberhentian BPD yang ditujukan kepada Bupati Sinjai dinilai sebagai bentuk arogansi seorang kepala Desa yang notabenenya adalah bukan kewenangannya.

banner 336x280

“Surat rekomendasi itu bertentangan dengan permendagri tahun 2016 terkait pasal pemberhentian anggota BPD,” Ujar Hidayat kepada awak media.

Bagi Hidayat bukan persoalan keluar atau tidaknya, disetujui atau tidaknya rekomendasi tersebut oleh Bupati Sinjai. Tetapi hal ini persoalan etis seorang pimpinan, apalagi dari informasi yang didapat Andi Asis Soi adalah ketua APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Infonesia) Kabupaten Sinjai.

Baca Juga  AGH Sanusi Baco Wafat, Bro Rivai Kehilangan Tokoh Panutan

“Secara etis itu tidak pantas sebagai seorang pemimpin. Dan perihal anggota BPD ini kita akan telusuri lebih dalam karena ada isu bahwa sudah diberhentikan secara sepihak sejak oktober 2020 tapi gaji tetap jalan. Ini gajinya siapa yang terima? Kalau benar, ini bisa pidana, karena menyelewengkan uang negara dengan memalsukan data administrasi,” Ucapnya.

Hidayat menambahkan agar Bupati Sinjai dalam hal ini Andi Seto Asapa (ASA) agar mengkaji secara mendalam sebelum mengeluarkan putusan atau jawaban terkait surat rekomendasi tersebut.

Baca Juga  Dukung Reboisasi Kawasan Bandara Toraja, Ketua DPD RI Minta KKOP Diperhatikan

“Saya yakin pak Bupati bisa menerjemahkan situasi ini. Sebagai pembina Apdesi, Bupati sudah seharusnya memberi teguran keras ke Mantan Kades yang juga kalau tidak salah sebagai Ketua Apdesi atas kelakuannya dalam memberi contoh yang buruk kepada kepala desa yang lain,” Ucapnya.

“Tidak apa diberhentikan asal sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku, jangan semaunya, soalnya ini bukan game.  tergantung pemainnya kita mau stel gimana,” Tambahnya.

Dari informasi yang beredar dilapangan, dari sumber yang tidak mau dibeberkan identitasnya, arogansi itu diperlihatkan dengan menyegel Kantor Desa dan kunci mobil desa atau fasilitas desa lainnya belum diserahkan ke plt Kepala Desa yang menjabat.

Baca Juga  GSM & Kapolres Sinjai Sepakat Sinergi Pemuda Untuk Bulan Ramadhan Yang Aman dan Tertib

“Dari info yang saya dapat, kantor disegel dan kunci fasilitas pemdes masih dikuasai mantan kades, jika ini benar tentu sangat merusak jalannya roda pemerintahan. APH mesti bergerak mengamankan mantan Kades dan mengambil alih kondisi tersebut guna kemaslahatan orang banyak di desa Bua,” Ucapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berusaha mengkonfirmasi pihak terkait dalan hal ini Mantan Kepala Desa Bua, Andi Asis Soi. (Red/Pensa).

  • Share

Leave a Reply