Cerita Almarhum Syekh Ali Jaber Bersama Ustad YM, Semua Isi Dompet Keluar

  • Share
banner 400x130
Ustad Yusuf Mansur dan Syekh Ali Jaber

UJARANCOM – Ulama Besar Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis, 14 Januari 2021. Pasalnya, pemilik nama lengkap Ali  Saleh Mohammed Ali Jaber itu sempat mendapatkan perawatan intensif karena terpapar Covid-19. Akan tetapi di hembusan nafas terakhirnya menurut keterangan Ustad Yusuf Mansur (YM) Syekh Ali Jaber wafat saat kondisinya sudah negatif.

Menurut Ustad YM dalam akun instagramnya, Syekh Ali Jaber adalah seorang guru dan sahabat yang mengajarinya banyak makna pelajaran hidup.

banner 336x280

“Adik, sahabat, keluarga, sekaligus guru dan tempat bertanya,” kata Yusuf di akunnya di Instagram, Kamis, (14/01/2021).

Baca Juga  Danny Minta Dikawal KPK

Ustad yang dikenal dekat dan bersahabat dengan Syekh Keturunan Arab tersebut mengajak seluruh pengikutnya untuk mendoakan Syekh Ali Jaber.

“Kita semua kehilangan… Sekalian kita doa bareng. Bismillah ya,” Ujar dia.

Dilain sisi, Syekh ALi Jaber punya banyak cerita dan kenangan bersama Ustad YM selama masa hidupnya berada di Indonesia.

“Tahun 2010 pertama saya ikut mengisi bersama sahabat saya ustad yusuf mansur diacara nikmatnya sedekah, karena beliau dikenal sebagai ustad sedekah, kalau beliau bicara sedekah pasti semua isi dompet kita keluar, hebatnya itu kelebihan ustad yusuf mansur,” ujar Syekh Ali Jaber dalam sebuah ceramahnya yang dikutip dari Haziq Channel.

Baca Juga  PLN Mampu Kelola Utang Secara Pruden di Pandemi Covid-19

Siapa sangka, ternyata bersama ustad YM, Syekh Ali Jaber belajar berbahasa Indonesia dari pemula sampai lancar.

“Saya diajak beliau untuk mengisi pertama kali acara saya di tv TPI, Jadi disitulah sudah mulai didorong sama ustad harus berani bahasa Indonesia karena dulu waktu pertama saya dakwah beliau yang selalu bantu saya translate itu ustad yusuf sendiri,” ujarnya.

Baca Juga  Rumah Warga Tertimpa Longsor, BPBD Sinjai Siapkan Alat Berat

Ia bercerita bahwa pada tahun 2010 awal berdakwah, Ustad YM-lah yang mendorongnya untuk harus berbahasa Indonesia

“Beliau yang mendorong saya harus bisa bahasa Indonesia, nanti Insya Allah ana mendampingi antum sedikit walaupun kata ibu-ibu dulu bahasanya bagus dan lucu karena masih banyak yang belum lancar, Sambil begitu ssat mulai sedikit lancar malah ditinggal ustad yusuf mansyur sehingga saya isi sendiri.”Ucapnya. (red/yayanouht)

  • Share