BNPT Helat Monitoring Pelibatan Masyarakat Dalam Cegah Terorisme di Sulsel, Ini Kata WR III UNM

  • Share
banner 400x130
Badan Nasional Penanggulan Terorisme (BNPT) Menghelat Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme melalui FKPT

UJARANCOM – Dalam rangka pelaksanaan program kerja Deputi bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi Direktorat Pencegahan BNPT melaksanakan kegiatan monitoring pelibatan masyarakat dalam pencegahan terorisme melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Selatan, di hotel Mercure Hexa Makassar. Sulawesi Selatan. Jumat (4/6/221).

Undangan dalam kegiatan ini adalah Kepala Kesbangpol Provinsi Sulawesi Selatan, Kapolda Sulawesi Selatan c.q. Direktur Binmas, Kodam XIV Hasanuddin c.q. Asisten Teritorial, Kabinda Sulsel, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, Kepala Dinas Pendidikan dan Kenudayaan Sulsel.

banner 336x280

Serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulsel, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak, Rektor Universitas Hasanuddin, Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Rektor UIN Alauddin Makassar, Rektor UMI, Ketua FKUB Sulsel, Ketua PWNU Sulsel, Ketua PW Muhammadiyah Sulsel, Ketua PWI Sulsel, Ketua FKPPI Sulsel, Ketua AJI, dan Pengurus FKPT Sulsel.

Baca Juga  Sekprov Sulsel Lantik 2 Dokter Jadi Pejabat

Prof Dr Sukardi Weda, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni sekaligus mewakili Rektor UNM, hadir dan memberikan masukan terkait dengan pencegahan dini radikalisme di masyarakat.

Sukardi Weda mengatakan betapa pentingnya pencegahan dini radikalisme melalui literasi atau edukasi tentang bahaya paham radikalisme dan terorisme yang dapat mengoyak keutuhan dan persatuan bangsa.

Baca Juga  Waspada! Ini Daftar Daerah di Sulsel Yang Diprediksi Tiga Hari Hujan Lebat dan Anging Kencang

Sukardi Weda juga mengusulkan tentang perlunya pesan-pesan menyejukkan melalui media cetak, media elektronik, dan media sosial melalui iklan layanan masyarakat.

“Nasionalisme, patriotisme, dan wawasan kebangsaan perlu diajarkan sejak dini, mengingat nasionalisme, patriotisme dan wawasan kebangsaan telah tergerus, tidak sedikit murid SD, SMP, bahkan SMA yang tidak paham tentang Pancasila dan UUD 1945,” Ujarnya kepada ujarancom.

Baca Juga  Sulsel Tuntaskan 10 Segmen Batas-Batas Daerah, Termasuk Sinjai-Bulukumba

Prof Dr Rahim Yunus M A, yang juga Ketua Umum Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Selatan berpendapat bahwa terorisme dapat dicounter atau dilawan dengan agama, yakni melalui moderasi beragama.

“Kita harus mendukung sepenuhnya moderasi beragama sebagai program unggulan Pemerintah,” ujarnya.

Prof Rahim Yunus juga menambahkan bahwa moderasi beragama menjadi prioritas, pemahaman agama yang toleran adalah prioritas. (Red/rl).

  • Share

Leave a Reply