Bitcoin Vs Emas, Mana Yang Lebih Menjanjikan?

  • Share
banner 400x130
Ist. Bitcoin Lebih Menjanjikan Daripada Emas? Apakah Benar?

UJARANCOM – Cryptocurrency atau yang sering dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Bitcoin atau Uang Digital, sering kali dipertanyakan “keberadaan” nya dan dibandingkan dengan emas.

Banyak kalangan yang senantiasa membandingkan kedua aset ini yaitu Bitcoin dan Emas, dan kemungkinan akan selamanya seperti itu, apalagi pada saat ini Cryptocurrency sedang booming boomingnya, khususnya Bitcoin yang telah mencapai harga $63.109 US Dollar yang semakin memicu adanya perdebatan antara mana yang lebih baik, Bitcoin atau Emas?

banner 336x280

Mari kita telaah karakteristik Bitcoin dan Emas agar lebih paham mengenai nilai dari kedua aset ini.

Dikutip dari salah satu platform Cryptocurrency yaitu binance.com. Ada 5 hal yang menjadi pertimbangan seseorang dalam memilih antara Bitcoin atau Emas yaitu Kelangkaan, Anti Imitasi, Portabilitas, Desentralisasi, Divisibilitas “

Baca Juga  Sat Resnarkoba Polres Sinjai Amankan Enam Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
  1. Kelangkaan. Ada satu fakta yang tidak dapat dibantah mengenai Bitcoin – Yakni maksimum supplynya telah diketahui, terverifikasi, dan tidak dapat diubah. Hanya akan ada 21 juta bitcoin dan tidak lebih. Supply Bitcoin yang terbatas dan langka membuatnya tahan terhadap inflasi oleh karena itu nilainya cenderung naik ” , sementara Supply dari emas terbatas, namun tidak ada yang dapat mengkonfirmasi berapa sisa jumlah emas yang belum ditemukan. Semua yang kita tahu berdasarkan estimasi, dengan artian bahwa nilai sesungguhnya dari emas tidak dapat ditentukan. Kelangkaan emas dapat dipengaruhi oleh jumlah emas yang belum ditemukan.
  2. Anti Imitasi. Protokol Bitcoin mencegah semua bentuk penipuan/imitasi, dan public ledger membuat proses verifikasi sejarah transaksi di Bitcoin mudah. Sedangkan itu disisi lain, imitasi emas tidak sering terjadi, emas batangan maupun koin emas terkadang dikontaminasi dengan logam lainnya untuk menambahkan berat. Spectrometer yang difunakan untuk menguji kemurnian emas sangat mahal dan tidak ada alternatif lain.
  3. Portabilitas. Bitcoin tidak memiliki bentuk fisik, dan semua catatan blockchain dan koin disimpan secara virtual di blockchain. Bitcoin dapat dikirimkan keseluruh dunia dalam waktu beberapa menit saja dengan biaya yang sangat minim. Sedangkan Emas merupakan sebuah aset fisik. Untuk memindahkannya ke beda negara membutuhkan biaya yang sangat besar. Selain itu dibutuhkan banyak paperwork untuk melakukannya. Batas fisik dari sistem logistik membatasi portabilitas emas.
  4. Desentralisasi. Baik issuance dan governance dari Bitcoin seutuhnya bersifat terdesentralisasi, dijalankan pada ribuan node yang tersebar di seluruh dunia. Tidak ada satu entitas yang dapat mengontrol atau memanipulasi transaksi Bitcoin, membuat Bitcoin bersifat Anti Sensorship. Sedangkan Gold mining sangatlah tersentralisasi, hanya dengan beberapa pemain korporasi yang mengontrol hampir keseluruhan supply. Pembuatan emas batangan dan koin yang baru juga sangatlah tersentralisasi.
  5. Divisibilitas. Masing-masing BTC terdiri dari 100,000,000 unit yang disebut Satoshi. Masing-masing bitcoin secara sistem dapat dibagi menjadi satoshi yang membuat transaksi dalam jumlah kecil memungkinkan. Semantara Unit terkecil dari emas disebut dengan grain. Satu grain yaitu 0.0648 gram, yang setara dengan $4. Membagi emas batangan menjadi grain tidaklah mudah dan membutuhkan peralatan khusus.
Baca Juga  Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Husain Syam: UNM Wajib Ikut

Tentukan Pilihanmu!

Karakteristik unik dari Bitcoin membuatnya sangat menarik dan merupakan aset store of value yang sangat kuat. Bitcoin merupakan uang yang ideal untuk masa depan, memfasilitasi transaksi global dengan murah dan cepat cukup dengan koneksi internet. Bitcoin menarik minat ribuan investor baru setiap harinya.

Citizen Reporter : Heril Ismail

  • Share

Leave a Reply