banner 1200x130

Bawang Merah Jadi Tanaman Andalan Petani di Kelurahan Balakia

  • Share
banner 400x130

UJARANCOM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai terus mendorong
potensi pertanian untuk dikembangkan, salah satunya bawang merah yang kini menjadi tanaman andalan para petani.

Komoditas yang satu ini memang cukup menjanjikan, sehingga tidak heran banyak petani yang menggarap tanaman bulanan ini sebagai sumber pendapatan yang menguntungkan.

banner 336x280

Hal itu dikemukan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Sinjai, Kamaruddin usai melakukan panen perdana bawang merah di Kelurahan Balakia, Kecamatan Sinjai Barat, Jumat (29/10/2021).

Baca Juga  Golkar Sinsel Siap All Out Untuk AKAR 2024

Dia mengaku kagum dengan hasil produksi bawang merah di wilayah itu karena memiliki kualitas yang maksimal sehingga berpotensi membawa kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

“Tadi kami melakukan panen simbolis di Kelurahan Balakia Sinjai Barat. Alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan karena rata-rata sekitar 7 ton per hektar hasil ubinannya,” ungkap Kamaruddin.

Oleh karena itu, dia berharap pengembangan bawang merah yang siap panen sekitar 10 hektar diwilayah tersebut dapat menjadi salah satu cikal bakal budidaya yang kedepannya mampu memberikan peranan dalam peningkatan perekonomian masyarakat.

Baca Juga  Dinas TPHP Salurkan Bantuan Benih Jagung Hibrida Unggul ke 150 Kelompok Tani di Sinjai

“Dari sisi ekonomi tentu menambah nilai tambah pendapatan, karena bawang merah ini sudah bisa panen diumur 75 hari dan dengan produksi yang cukup tinggi diatas 7 ton per hektare,” bebernya.

Dengan begitu tambah Kamaruddin, dengan nilai jual Rp 10.000 saja berarti bisa dapat sekitar Rp 70.000.000.

“Saya dengar info harga sekarang ditingkat petani sekitar Rp 12.000,” kuncinya.

Baca Juga  Wc Buntu? Tim Britasi DPU Makassar Siap, Hubungi 112

Sementara itu Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) pada setiap kesempatan mendorong warga untuk bertani dengan memanfaatkan lahan yang ada.

“Kami tentu akan memberikan perhatian, seperti pendampingan dengan memanfaatkan penyuluh lapangan, hingga berupaya menyiapkan bantuan bibit tanaman yang nilai jualnya tentu menjanjikan”, ungkapnya. (Red/Accullk)

  • Share

Leave a Reply