banner 1200x130

Bahas Covid-19, Danny Mesra Dengan Menlu Singapura

  • Share
banner 400x130
Dihadapan Menlu Singapura, Danny Perkenalkan Festival Vaksinasi

UJARANCOM – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto melakukan Virtual Zoom Meeting persahabatan dengan Menteri Luar Negeri Singapura, DR. Mohammad Maliki Bin Oesman, di lokasi masing-masing, Rabu (17/3/21).

Virtual zoom ini membahas beberapa point penting yakni tentang penanganan Covid-19, Smart City dan pembuatan jalur pelayaran dari Makassar ke Singapura.

banner 336x280

Khusus Penanganan Covid 19, Danny memaparkan program andalannya Makassar Recover dihadapan Menlu Singapura.

Baca Juga  Plt Gubernur Sarankan Inspektorat Jadi "Dokter" Pribadi

Makassar recover ini merupakan program yang diimplementasikan dalam tiga sub program. Pertama yakni penguatan imunitas, kedua adaptasi sosial dan yang ketiga pemulihan ekonomi.

Danny menjelaskan dari tiga sub program itu, masing-masing memiliki tahapannya dengan metode yang sudah diatur. Menurutnya, ada 11 metode untuk program penguatan imunitas, 9 metode untuk adaptasi sosial dan 6 metode untuk pemulihan ekonomi.

“Khusus penekanan laju covid 19, Kami membuat Festival Smart Vaksinasi yang akan dilakukan besok (kamis) dan akan di hadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo. Tentunya, Festival ini sudah kami atur agar tidak menyebabkan kerumunan dan sesuai protokol kesehatan,” ucap Danny kepada ujaran.

Baca Juga  LaNyalla, Ketua DPD RI Dorong Pemda Buat Juklak-Juknis untuk Penerimaan Siswa Baru

Menlu pun sangat mengapresiasi. “Wah pak wali keren, pemikirannya beda dari yang lain. Festival Vaksin ini semoga sukses dan berjalan lancar,” imbuhnya.

Selain itu, yang tak kalah penting yakni rencana membuat jalur pelayaran dari Makassar ke Singapura.

Ini sebagai bentuk adanya ikatan budaya sesama tanah melayu Bugis Makassar -singapura.

“Jadi kami sementara membuat perahu pinisinya kami minta di pajang di singapura sebagai tanda persahabatan erat. Tapi kita juga minta sekalian dibuatkan jalur pelayaran. Semoga tahun depan bisa terealisasi. Sebelumnya, Kami harus lapor dulu ke menteri perhubungan,” bebernya.

Baca Juga  UGM Kembangkan Alat Deteksi Gempa, LaNyalla Ketua DPD RI Minta Pemerintah Beri Dukungan

Pembuatan perahu pinisi ini, kata Danny tidak memakai uang negara.

Sebelumnya, Danny juga melakukan Zoom Meeting dengan pihak Canada terkait kebijakan teknologi persampahan. (Red/pensa).

  • Share