AM Orang Dekat Bupati Sinjai Yang di Sebut Mantan Direktur PDAM Klarifikasi 3 Poin Penting

  • Share
banner 400x130
Ist. Kantor PDAM Sinjai

UJARANCOM – Pengakuan Mantan Direktur PDAM Sinjai Suratman membuat geger publik Sinjai, pasalnya mantan orang nomor satu di PDAM itu menyebut nama Andi Seto Gadhista Asapa, Bupati Sinjai dan Inisial AM dalam dugaan kasus yang berpolemik di tubuh PDAM Sinjai yang tak lain disebut sebagai orang dekat Bupati.

AM yang dikonfirmasi reporter ujaran, bereaksi perihal pencatutan namanya di media sosial dan beberapa media massa. Pihaknya mengklarifikasi perkataan yang diucapkan Suratman dalam beberapa poin, berikut.

banner 336x280
  1. Bahwa apa yang disampaikan Pak Suratman kepada orang lain (publik) juga pernyataan di media sehingga adanya postingan di akun media sosial dengan berdasarkan pada keterangan yang di berikan oleh Pak Suratman, bahwa keterangan itu tidaklah benar terkait dalam narasi yang di tulisankan bahwa saya sebagai perantara Bupati Sinjai (Andi Seto Asapa) seolah adanya permintaan melalui aplikasi chatting Whatsapp yang katanya senilai Rp 300jt (fee 10%), sebagaimana informasi yang disampaikan Pak Suratman dalam tulisan itu, saya katakan tidak ada sepeser pun nilai baik permintaan maupun pemberian sebagaimana yang di jadikan narasi tersebut.
  2. Adapun perbincangan saya dengan Pak Suratman ketika bertemu dan bersilaturahmi, membahas cerita seputar banyaknya laporan-laporan yang menjelek-jelekkan Pak Suratman pada saat masih menjabat sebagai Dirut PDAM Sinjai kepada Pak Bupati Sinjai, perihal kinerjanya di PDAM Sinjai, terlebih adanya sejumlah element masyarakat yang menyoal SK pengangkatannya yang dianggap bermasalah (cacat hukum), dimana saat itu issue Evaluasi Dirut PDAM Sinjai menjadi perbincangan hangat baik internal maupun eksternal PDAM itu sendiri, sehingga saya katakan pada saat itu “akan mencoba meluruskan terkait informasi yang kurang baik/enak tentang dirinya kepada Pak Bupati”, Itulah ada kutipan kata: “Kalau ada waktu ta pas dinas ke Jakarta, lebih bagus cerita maki konfirmasi/klarifikasi, komunikasi hubungi, menghadap maki langsung sama Bapak (Bupati Sinjai)”, dimana saat itu Pak Bupati Sinjai sementara mengikuti kegiatan LEMHANAS di Jakarta, LALU pada saat Pak Suratman ke Jakarta jika saya tidak salah ingat tahun 2019 silam menghadap dan bertemu Pak Bupati Sinjai untuk mengklarifikasi sebagaimana apa yang saya maksud diatas, NAMUN yang saya dengar justru adanya upaya dugaan gratifikasi yang coba di lakukan terhadap Pak Bupati Sinjai dengan melakukan pemberian sebesar Rp 20jt, yang kemudian sepengetahuan saya di laporkan Pak Bupati Sinjai sebagai pemberian yang sifatnya tidak wajar atau tidak dapat dipertanggungjawabkan (terdapat unsur gratifikasi), dalam hal ini telah dilapor ke APH (Aparat Penegak Hukum) dan juga Inspektorat.
  3. Yang menjadi pertanyaan besar bagi saya, mengapa hal seperti ini baru di publikasikan jika memang Pak Suratman merasa dirugikan, di publish pada saat Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai sedang mengusut penggunaan dana hibah PDAM Sinjai yang mana pada saat Pak Suratman masih menjabat sebagai Direktur PDAM Sinjai, sehingga beredar luas menjadi opini publik yang narasi seutuhnya belum tentu benar, sehingga dapat menjadi bias. Jadi dengan segala hormat, saya meminta pak Suratman  meluruskan hal ini sebab saya merasa dengan adanya hal ini membuat nama baik kami tercemar karena atas dasar keterangannyalah yang kemudian ditulis dan di posting pada akun media sosial dan dimuat di media, sehingga saya ataupun Pak Bupati Sinjai sebagai pihak yang merasa di rugikan mempertimbangkan akan mengambil langkah dan upaya hukum.
Baca Juga  Bikin Kaget, Ada ASN Kota Makassar Alami Peningkatan Kekayaaan Hingga 56 Miliyar Dalam 2 Tahun

Sebelumnya, dikutip ujarancom dari suarajeletacom Suratman mengatakan pernah dimintai uang oleh orang dekat Bupati Sinjai inisial AM dan meminta fee 10% dana hibah sebanyak 3 Miliyar untuk air minum perkotaan yang bersumber dari APBN.

“Saya pernah dimintai uang sama Pak Bupati 300 juta melalui Andi awal dan saksinya saya punya staf yang saya panggil waktu itu, kejadiannya 9 Agustus 2019 lalu,” bebernya. Kamis (20/5/21). (Red/yn).

Baca Juga  Momen Andi Seto Asapa Bupati Sinjai di Hari Kebangkitan Nasional 2021
  • Share

Leave a Reply